≡ Menu

Cara Menghemat Baterai Android Tanpa Download Aplikasi

Cara Agar Android Hemat Baterai – Sudah bukan rahasia lagi jika smartphone merupakan salah satu teknologi yang dalam pemakaiannya bisa mengonsumsi baterai cukup besar. Tak heran jika ada banyak pengguna geleng-geleng kepala melihat baterai pada Androidnya cepat habis padahal baru beberapa jam yang lalu masih dalam kondisi penuh. Sebagian pengguna pun mengatasinya dengan selalu membawa power bank ke mana pun berada untuk kondisi darurat saat baterai Android tiba-tiba habis. Padahal ada cara agar Android lebih hemat baterai sehingga Anda tidak perlu kelimpungan mencari colokan listrik untuk mengisi daya baterai.

Cara ini dirasa paling efektif karena Anda tidak perlu mengunduh aplikasi Android untukmenghemat baterai yang ada di Play Store karena pada dasarnya langkah ini selalu tersedia di semua Android. Bagaimana tips cara menghemat baterai Android tanpa aplikasi? Simak informasi berikut:

  1. Matikan fitur getar pada Android

Hampir semua pengguna tahu salah satu cara agar Android hemat baterai adalah dengan mematikan fitur getar yang ada pada sistem. Akan tetapi, pada kenyataannya masih banyak orang yang lebih memilih mengaktifkan kedua fitur seperti ringtone dan getar bersamaan hanya dengan dalih sering tidak terasa jika ada notifikasi atau panggilan masuk. Padahal kedua fitur tersebut jika diaktifkan bersamaan akan menguras cukup banyak daya, jadi jangan heran jika baterai Anda sering menjadi cepat habis.

Oleh karena itu, aktifkan fitur ringtone saja dengan mengurangi volume dering sehingga Anda tetap tidak ketinggalan informasi ketika ada notifikasi atau panggilan masuk. Fitur getar yang masih aktif setiap kita menekan tuts pada keyboard juga lebih baik jika dinonaktifkan saja untuk menghemat konsumsi baterai Android.

  1. Matikan fitur GPS pada Android

Cara agar baterai hp Android tidak cepat habis lainnya adalah dengan mematikan fitur GPS. Ada beberapa orang yang memakai widget cuaca yang selalu update di mana pun kita berada, namun apakah Anda tahu jika widget tersebut selalu meminta pengguna untuk terus mengaktifkan fitur GPS? Padahal GPS yang terus aktif akan terus memakan daya baterai tanpa Anda sadari dan sebaiknya memang GPS ini digunakan saat pengguna membutuhkan navigasi jalan. Jadi, coba cek Android Anda dan jika fitur GPS masih aktif, segera matikan untuk menghematnya.

  1. Matikan sambungan data internet atau WiFi dan Bluetooth ketika tidak dibutuhkan

Saat Anda berada di hotspot area, maka ada baiknya jika mematikan sambungan data internet dan mengaktifkan WiFi yang sudah tersedia. Tips sederhana menghemat baterai Android ini memang sangat efektif karena kecepatan internet dengan WiFi cenderung lebih cepat dibandingkan dengan paket data. Hasilnya, pada saat browsing proses loading tidak akan memakan waktu lama sehingga baterai tidak mengeluarkan begitu banyak daya saat proses tersebut berlangsung.

Nah, sebaliknya jika Anda sudah keluar dari hotspot area, segera matikan sambungan WiFi dan aktifkan kembali paket data. Apabila Anda membiarkan WiFi terus menyala, maka dia akan terus mencari sinyal WiFi ke mana pun pengguna melangkah dan tanpa disadari hal tersebut akan menguras daya baterai Android lebih banyak.

Mematikan fitur yang tidak diperlukan juga berlaku pada pemakaian Bluetooth. Banyak pengguna yang lupa mematikan Bluetooth setelah bertukar data dengan pengguna smartphone lainnya sehingga faktor kelalaian ini juga yang mengakibatkan baterai terkuras dengan percuma.

  1. Mengurangi kecerahan layar

Ada banyak orang yang cenderung menyukai layar ponsel terang dan cerah dengan tujuan bisa melihat aplikasi-aplikasi, menulis pesan dengan mudah, menonton video dengan jelas, tidak silau ketika di bawah sinar matahari, dan berbagai alasan lainnya sehingga tak jarang posisi titik kecerahan layar ada pada tingkat maksimal.

Padahal salah satu faktor besar penyebab berkurangnya daya baterai Android adalah tingkat kecerahan layar maksimal yang sering diterapkan oleh para pengguna tadi atau mungkin Anda juga sama seperti penggun kebanyakan. Apabila Anda menerapkan kebiasaan tersebut, segera hentikan. Atur kecerahan dengan meredupkan layar sampai titik terendah, tapi jika Anda terpaksa membutuhkan layar terang maka naikkan sedikit titik kecerahan sesuai kebutuhan. Dengan begitu, baterai Anda akan bertahan lebih lama jika dibandingkan dengan penggunaan biasa.

  1. Membuat tampilan home screen lebih sederhana

Cara agar Android hemat baterai yang perlu Anda ketahui adalah mengatur tampilan pada home screen agar lebih terlihat sederhana yaitu mengurangi penggunaan widget. Memang sekilas widget dirasa paling efektif untuk sekedar melihat perubahan cuaca, melihat waktu lebih jelas melalui jam analaog, dan sebagainya. Akan tetapi, perubahan atau update yang terjadi secara terus menerus pada widget ternyata sangat memboroskan baterai dan hal tersebut tentu sangat tidak menguntungkan. Jika Anda masih memasang widget pada tampilan home screen, ada baiknya dicopot saja dan biarkan ada kesan sederhana pada layar.

Selain itu, pilihlah wallpaper yang tidak mengandung banyak warna, malah lebih baik jika Anda memasang wallpaper 1 warna saja. Menggunakan wallpaper animasi (bergerak) atau pun live wallpaper ternyata juga merupakan faktor yang paling berpengaruh dalam pemborosan daya baterai, jadi ada baiknya jika Anda lekas menggantinya dengan yang lebih sederhana.

  1. Menutup aplikasi jika selesai digunakan

Banyak pengguna Android sering meremehkan hal yang terlihat sepele ini yaitu tidak menutup sempurna aplikasi yang telah digunakan. Biasanya selesai menggunakan sebuah aplikasi, pengguna langsung menekan simbol “home” dan berganti menggunakan aplikasi lain. Padahal aplikasi yang tidak ditutup sempurna, ternyata masih berjalan di dalam sistem dan ini memang tidak nampak pada mata Anda.

Berjalannya aplikasi secara terus menerus meski tidak digunakan, tentu akan membuat daya baterai terbuang sia-sia. Jadi, rajinlah untuk menutup aplikasi dengan sempurna dan periksa task manager untuk melihat aplikasi apa saja yang masih berjalan di dalam sistem. Anda pun bisa mematikan notifikasi pada beberapa aplikasi seperti notifikasi ketika ada email masuk, notifikasi jejaring sosial, dan beberapa aplikasi lain agar Android tidak terus menerus meminta update notifikasi dari aplikasi yang Anda miliki.

  1. Mempersingkat waktu stand-by pada Android

Untuk langkah ini, silakan buka pengaturan Anda lalu pilih opsi “display” lalu “sleep” dan ketika muncul list waktu stand-by, pilihlah waktu yang tercepat (biasanya 15 detik). Jika Anda sudah mengatur waktu stand-by, maka ketika pengguna sedang tidak beraktivitas dengan smartphone, maka layar akan secara otomatis meredup. Dengan begitu, Android Anda tidak akan bekerja terus menerus memancarkan layar dan menghemat kinerja baterai dengan sempurna.

Tujuh cara agar Android hemat baterai tersebut bisa Anda segera terapkan mulai dari sekarang serta rasakan perubahan antara sebelum dan sesudah menerapkan saran tadi. Sekali lagi, dengan mengikuti saran tersebut, Anda tidak perlu repot-repot mengunduh aplikasi penghemat baterai Android karena informasi tersebut benar-benar cara dasar. Jadi percuma saja jika Anda mengunduh aplikasi untuk baterai, namun langkah dasar memanjangkan umur baterai Android tidak dilakukan. Oleh karena itu, bijaklah dalam berpikir dan menentukan apa yang terbaik untuk smartphone kesayangan. Ingat, semakin tinggi teknologi maka semakin rumit pula pearawatannya. Selamat mencoba!



Artikel Terkait :

Kirim Komentar

%d blogger menyukai ini: