≡ Menu

Cara Mengatasi Smartphone Android Yang Lemot

Cara agar Android tidak lemot –  Anda tentu berharap agar smartphone Android yang dimiliki tetap dapat berjalan kencang dalam jangka waktu cukup panjang. Atas dasar inilah biasanya beberapa pengguna Android rela mengeluarkan uang cukup mahal untuk mendapatkan performa lebih baik.

Anda pasti menyadari bahwa terdapat “kekuatan” besar dalam sebuah perangkat Android yang kini berada dalam genggaman, prosesor delapan inti (Octa-core), kapasitas RAM bergiga-giga, hingga baterai yang memiliki kapasitas besar. Sayangnya kekuatan tersebut terlihat makin lemah seiring berjalannya waktu karena aplikasi dan setting yang dipasang makin menuntut power lebih.

cara agar android tidak lemot

Hmmm, Anda pasti kesal jika menghadapi situasi tersebut ‘kan? Eits, jangan khawatir sebab terdapat cara mengatasi Android lemot yang bisa diaplikasikan agar perangkat kesayangan tetap dalam situasi terbaik. Tanpa perlu basa-basi, yuk segera simak ulasan cara agar Android tidak lemot berikut ini:

  • Pertama, lakukan restart

Salah satu hal yang sering dilupakan pengguna Android adalah fakta bahwa perangkat kesayangan kita memerlukan restart sesekali dalam beberapa waktu. Restart sendiri merupakan langka meloading ulang sistem operasi sebuah perangkat elektronik dari awal.

Fungsi restart sendiri sebenarnya cukup penting sebagai cara agar Android tidak lemot. Sistem yang diloading ulang akan secara otomatis menghapus cookies, history, junk files, temporary files yang membuat perangkat kesayangan menjadi lemot.

  • Lakukan update secara berkala

Jika Anda bertanya, update yang mana maka lakukan pembaruan pada semua aplikasi yang ada dalam perangkat. Hal ini cukup penting dilakukan karena aplikasi yang telah usang dapat mempengaruhi kinerja handset menjadi lebih lambat dari biasanya. Anda tinggal pergi ke Play Store kemudian mengecek beberapa aplikasi usang yang perlu diupdate.

Selain pada aplikasi, pengecekan update juga sebaiknya dilakukan untuk sistem Android. Anda bisa langsung pergi ke menu setting kemudian memilih menu about device. Setelah itu klik software update untuk mengetahui perkembangan sistem operasi terakhir.

  • Copot atau disable aplikasi

Anda mungkin memiliki banyak koleksi aplikasi apabila telah menggunakan perangkat Android kesayangan dalam kurun waktu cukup lama. Biasanya, beberapa koleksi aplikasi ini jarang atau bahkan tidak digunakan sama sekali sejak pertama kali melakukan instalasi. Jika ini keadaan yang dihadapi, ada baiknya Anda segera melihat daftar aplikasi yang telah diinstal dan mulai memikirkan “pembersihan” dengan mencopot atau melakukan disable app.

Android pada dasarnya mengizinkan sebuah aplikasi untuk melakukan start up dan berjalan dibalik layar. Umumnya aktivitas tersebut bukan merupakan masalah, namun dapat menjadikan perangkat lemot ketika beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan. Cara agar Android tidak lemot dalam hal ini adalah dengan mengatur ulang jumlah aplikasi yang dimiliki. Semakin sedikit aplikasi yang terinstal dalam perangkat akan mengurangi beban kerja handset. Dengan kata lain, perangkat akan semakin ringan dan terhindar dari kinerja lambat.

Aplikasi bawaan sistem terkadang juga dirasa kurang efektif bagi beberapa pengguna sehingga jarang sekali digunakan. Untuk mengatasi masalah ini, Anda bisa menuju ke setting kemudian pilih app dan pilih opsi disable. Pemilihan opsi ini akan membuat Android secara otomatis menyembunyikan aplikasi bawaan tersebut dari app drawer dan menghalau software untuk mulai dan berjalan dibelakang layar.

  • Hapus foto lama atau file lama

Anda yang merasa bahwa perangkat Android kesayangan melambat mungkin disebabkan oleh banyaknya file yang menumpuk didalamnya, seperti foto maupun dokumen lainnya. Anda dapat membenahi file tersebut dengan menghapus dokumen lama. Anda bisa juga memindahkannya ke ruang penyimpanan lain bila merasa dokumen tersebut masih dibutuhkan, seperti harddisk atau layanan penyimpanan berbasis awan (cloud).

  • Bersihkan home screen Anda

Pemanufaktur Android umumnya memiliki tampilan home screen bawaan, namun tak jarang para pengguna perangkat ini menggunakan layanan pihak ketiga yang disediakan di Google Play Store. Tentu saja aplikasi launcher ini memiliki pilihand an model yang bagus, namun satu hal yang pasti semuanya memiliki dukungan widget.

Widget pada dasarnya sangat membantu karena memudahkan aktivitas bermain Android Anda, namun dukungan ini menjadi sangat menyebalkan apabila memakan beban banyak dan membuat perangkat lemot. Apabila hal tersebut telah Anda rasakan, coba perhatikan daftar widget yang ada lalu hilangkan yang kurang diperlukan. Voila, Android kini dapat sedikit “bernapas” lega.

  • Bersihkan cache

Perangkat Anda umumnya akan secara otomatis menyimpan sebagian data yang terasosiasi dengan aplikasi agar Anda dapat mengaksesnya dengan cepat  tanpa harus mengunduh ulang ketika membukannya. Tentu saja ini adalah dukungan positif yang sangat membantu, terutama jika Anda tidak ingin memakan terlalu banyak mobile data. Namun apabila ponsel Android terasa lemot, mungkin ada cache yang disimpan dalam telpon yang sebenarnya tidak begitu diperlukan lagi. Oleh karena itu, bersihkan cache agar perangkat kembali berjalan normal. Caranya juga cukup mudah, yaitu dengan pergi ke setting >> storage >> cached data.

  • Kurangi atau matikan animasi

Salah satu penyebab Android lemot adalah karena Anda menggunakan terlalu banyak animasi, seperti live wallpaper atau fitur serupa lainnya. Apabila Anda ingin perangkat kesayangan menjadi lebih lancar kinerjanya, maka kurangi penggunaan animasi tersebut.

  • Awasi penggunaan aplikasi

Salah satu cara agar Android tidak lemot dan berjalan cepat adalah dengan mengawasi penggunaan aplikasi. Hal ini penting dilakukan agar Anda mengetahui aplikasi mana yang memberikan beban berlebih kepada perangkat.

Untuk melakukannya cukup mudah karena Anda hanya perlu menginstal aplikasi Task manager, seperti Watchdog Task Manager atau aplikasi serupa di Google Play. Aplikasi ini akan secara otomatis melakukan monitoring terhadap penggunaan power perangkat dan memberitahu aplikasi yang membutuhkan daya cukup besar untuk dijalankan.

  • Batasi atau disable background data

Salah satu alasan perangkat Android kesayangan menjadi lebih lambat adalah karena perangkat tengah menggunakan data dibalik layar. Pembatasan atau disable dukungan ini tidak hanya mampu meningkatkan performa perangkat, namun juga melimitasi jumlah penggunaan data yang digunakan setiap bulan. Anda yang ingin melakukannya dapat langsung pergi menuju setting, lalu pilihlah opsi data usage. Lakukan penyetingan limitasi data agar Anda dapat mengontrol penggunaan.

Beberapa langkah yang telah disebutkan tersebut merupakan cara agar Android tidak lemot. Apabila metode tersebut belum bisa membuat perangkat berjalan lebih cepat, ada baiknya Anda memikirkan untuk melakukan reset factory. Pilihan ini akan secara otomatis menghapus data, aplikasi, foto, musik, dan file lain yang tersimpan dalam perangkat.

Reset factory pada dasarnya mengubah pengaturan telepon ke kondisi ketika Anda pertama kali membelinya. Tentu saja hal ini tidak menjamin perangkat semakin cepat, namun memudahkan Anda mengatur ulang perangkat. Jika ingin melakukannya, jangan lupa lakukan back up data terlebih dahulu agar Anda tidak kelimpungan ketika kehilangan. Selamat mencoba ya.



Artikel Terkait :

Kirim Komentar

%d blogger menyukai ini: